Sabtu, 14 Mei 2011

Sepakbola, Organisasi dalam permainan

sepakbola adalah permainan nomer satu di dunia, semua orang bisa bermain entah tua,muda,laki-laki,perempuan atau lain-lainya, namun selain skill,prasarana yang menunjang,dan alat - alat, namun permainan ini sangat membutuhkan suatu yang terorganisir. saat dimana kiper, bek,pemain tengah dan penyerang harus satu fikiran dan satu tujuan untuk menang
dalam pengorganisasian sepakbola harus tepat dan tidak boleh ada kesalahan, salah satunya adalah penempatan posisi yang tak boleh salah, siapa yang bertugas menjaga pertahanan dan siapa yang menyerang yang telah di atur sedemikian rupa oleh seorang pelatih, bila dalam satu tim sepakbola semuanya memiliki skill hebat namun tak teroragnisasi dengan rapih maka tim akan menjadi buruk . namun dengan pengorganisasian yang disiplin sepakbola akan menjadi kuat dan enak dipandang, dalam lapangan yang bertugas mengorganisasikan adalah seorang kapten tim
di luar dari permainan, tim disokong oleh management yang mengatur segala aktifitas tim dan juga segalanya seperti keuangan
jadi sepakbola tergantung dari pada organisasi dalam pemakaian taktik di permainan dan di luar permainan Selengkapnya...

ACFTA vs industri rumahan

tahukah kamu apa itu ACFTA ? itu adalah ASEAN-China Free Trade Area atau area perdangangan bebas ASEAN-China , mungkin ini bisa menjadi ancaman serius bagi industri terutama industri bermodal seadaanya seperti industri rumahan
sudah rahasia besar bahwa barang - barang china mulai menginvasi negara ini dengan barang yang beraneka macam , mulai dari handphone,baju,bahkan mainan anak dan susu bayi dan harganya sangat sangat murah di banding barang - barang impor bahkan produksi dalam negeri sendiri, itulah beberapa sebab banyak warga kita membeli produk - produk dari tirai banbu ini, namun pada saat itu ACFTA belum di lakukan, namun sudah mulai menggusur industri rumahan .
mungkin karena mereka berpendapat bahwa Indonesia akan memiliki pemasukan tambahan dari PPN produk-produk baru yang masuk ke Indonesia. Tambahan pemasukan itu seiring dengan makin banyaknya obyek pajak dalam bentuk jenis dan jumlah produk yang masuk ke Indonesia sehingga pemerintah mengaccept ini
tapi tahukan kamu apa dampak yang akan di akibatkan ini mungkin sangat besar, seperti : PHK dan bangkrutnya industri rumahan yang dapat menyebabkan naiknya angka kemiskinan warga negara ini
apa yang sebaiknya industri kecil kita harus lakukan ? mungkin mereka harus lebih kreatif dan inovatif dalam membuat barang dan jasa, sehingga orang - orang yang meremehkan produk dalam negeri sendiri dapat bungkam dan kembal memakai produk asli dari indonesia, dan begitu juga para konsumen harus sayang terhadap produk buatan dalam negeri Selengkapnya...

Internet bagian penting dalam pemercepat pembagunan perekonomian

Mulai mudahnya masyarakat kita mendapatkan,penyediaan fasilitas dan mulai banyaknya provider yang menyediakan akses internet yang mudah,murah dan terjangkau membuat banyak masyarakat kita sudah sangat dekat dengan kehidupan berinternet. Penggunaan keperluan masyarakat terhadap internet bermacam – macam diantaranya untuk hanya send email , jejaring sosial, mencari informasi ataupun hal – hal lain. Namun semakin berkembang dan terus berkembangnya internet, mulailah muncul ide – ide untuk memulai mengexplore kegunaan lebih dalam internet, diantaranya “mencari keuntungan” atau berekonomi . Ada beberapa cara untuk mendapatkan keuntungan dari perkembangan internet di negara ini yang tergolong pesat, dilihat dari penggunaan Jejaring sosial seperti facebook dan twitter .

1.Penyedia Jasa internet (ISP)

mungkin yang paling menguntungkan adalah penyedia jasa layanan internet, bagaimana tidak, contohnya masyarakat perkotaan kegiatan memerlukan internet bahkan hanya untuk mencari tugas. Belum lagi akses internet yang tidak hanya dapat kita akses melalui komputer ataupun laptop tapi juga bisa mobile atau di handphone kita, maka seharusnya pengembangan Broadband di Indonesia harus ditingkatkan, tidak hanya perusahaan tersebut namun pemerintah harus menunjang ini, karena ini dapat menjadikan akses yang sangat mudah untuk mendongkrak perekonomian,kecepatan internet kita masih terbilang sangatlah rendah , untuk Negara sebesar ini masih menduduki peringkat 143 dunia (8/02/2011)

2.Usaha yang berhubungan dengan internet
Saat internet mulai masuk di Negara ini, mulai juga banyak wirausaha yang memiliki ide kreatif untuk membuat suatu lapangan baru yaitu penyewaan dalam penyediaan jasa internet atau yang lebih familiar yaitu “WARNET” a.k.a warung internet , dengan hanya menyewakan jasa internet,memfasilitasi (seperti penyediaan perangkat komputer) ,biaya perawatan dan lain nya dapat mendapatkan pemasukan yang besar apalagi jika warnet itu terkenal dan besar


3.Usaha bisnis berbasis internet

Maksudnya adalah bisnis yang mengunakan teknologi internet sebagai penunjang, seperti ebay , amazon , distro dan lain – lain, tujuanya adalah mempromosikan atau menjual barang yang di perdagangkan oleh mereka melalui internet, sehingga konsumen dapat dengan mudah memilih dan tidak harus ke toko mereka dan hanya mengirim secara prosedur masing – masing barang yang dipesan dan barang tersebut akan dikirim melalui jasa pos, tak hanya usaha besar, namun beberapa masyarakat kita juga mempromosikan barang dagangan yang bersifat rumahan melalui internet dan terbukti efektif

4.Pedagang barang elektronik (penunjang perangkat komputer)
Dalam pemakain barang maka harus dilakukan perawatan dan pembaharuan agar peformanya tidak turun,sehingga sekarang ini mulai banyak pedagang perangkat komputer dari perangkat kecil hingga perangkat yang besar


5.Pebisnis/pekerja

Seorang pebisnis yang sibuk yang tak punya banyak waktu mungkin sangat terbantu dengan adanya internet, sehingga dengan cepat mereka bisa rapat menggunakan video call ataupun dapat berkomunikasi oleh orang jauh dan mengirim file – file yang di butuhkan

Mungkin itu hanya beberapa yang mendapatkan keuntungan dan masih banyak lagi, namun dari sisi ini kita melihat bahwa ini dapat menjadi pemercepat laju ekonomi Selengkapnya...

patung kartini

saat saya sedang jalan - jalan di monas, saya menemukan patung ini :



ini adalah patung kartini, patung yang menjadi lambang persahabatan bangsa Indonesia dan Jepang






dan setelah saya searching di google dan saya menemukan beberapa sejarah dan fakta unik mengenai patung yang tepat menghadap ke arah stasiun gambir ini,diantaranya :

> patung ini merupakan hadiah Pemerintah Jepang pada tahun 1963 sebagai simbol persahabatan
> Patung ini terbuat dari tembaga saat ini berdiri di lahan seluas 7 x 48 meter persegi. Tatakan patung berukuran 7 x 3,25 meter persegi. Tinggi patung Kartini 2,20 meter, patung I setinggi 1,40 meter dan patung II 1,37 meter
> tempat asli patung ini berada di Kawasan Taman Surapati, Menteng , namun pada tahun 2005 patung ini dipindahkan ke kawasan monas

semoga kedua bangsa yang saya cintai ini selalu aku dan abadi seperti patung ini :) Selengkapnya...

Sabtu, 07 Mei 2011

acara kuis tv indonesia yang mencerdaskan masyarakat

Bosan dengan acara tv yang tidak menambah kecerdasan umum ? mungkin beberapa acara tv ini pernah ada dan mungkin sebagian masih ada, dan mungkin seharusnya acara ini yang menghiasi layar kaca masyarakat indonesia :D checkedot..

KUIS SIAPA BERANI



adalah sebuah acara kuis Indonesia ciptaan Helmi Yahya. Acara kuis ini dibawakan oleh Helmi Yahya dan Alya Rohali, dan pernah dibawakan juga oleh Iszur Muchtar, Edwin Manangsang, Becky Tumewu, dan Debby Sahertian. Kuis Siapa Berani? ditayangkan sejak 3 Juli 2000 hingga 30 Desember 2005 dan ditayangkan di Indosiar setiap Senin-Jumat pukul 08:00-09:00 WIB. Acara ini juga pernah memperoleh penghargaan Panasonic Awards tahun 2001 dan 2002 kategori acara kuis dan game show terfavorit.
Kuis ini pernah memperoleh penghargaan rekor MURI, karena selama ≥750 episode, kuis ini telah mengumpulkan ≥750.000 peserta.
Pada tahun 2009, kuis ini dihidupkan kembali dengan judul Siapa Lebih Berani?, yang ditayangkan di RCTI
ada 5 babak di acara ini yaitu :
1 Babak Seberapa Banyak
2 Babak Seleksi
3 Babak Trivia
4 Babak Keberanian
5 Babak Bonus

2. Who Wants to Be a Millionaire? Indonesia



Di Indonesia, sejak 4 Agustus 2001 hingga 30 Juli 2006, acara ini ditayangkan dengan judul sama oleh RCTI, dibawakan oleh Tantowi Yahya, dan pernah memperoleh penghargaan Panasonic Awards VII/2003, VIII/2004, dan IX/2005 kategori acara kuis dan game show terfavorit.Pada tanggal 24 September 2006 sampai 21 Januari 2007, acara ini berubah judul menjadi Super Milyarder 3 Milyar dan ditayangkan di ANTV dengan Dian Sastrowardoyo sebagai pembawa acaranya.Pada tanggal 13 September 2010 sampai 31 Oktober 2010, Who Wants to Be a Millionaire ditayangkan kembali di RCTI dengan judul Who Wants to Be a Millionaire Hot Seat dan dibawakan oleh Ferdy Hassan. Ada 6 kontestan, setiap kontestan mempunyai fasilitas pass, yaitu melewati pertanyaan, sebanyak 1 kali. Jika 1 kontestan menjawab salah, hadiah tertinggi diturunkan 1 tingkat.
cara main : menjawab setiap pertanyaan yang di berikan dengan tingkat kesulitan yang berbeda dimana setiap uang yang di dapat tinggi maka semakin sulit, terdapat 3 bantuan, 50:50, call a friend , ask to audience
sayangnya di Indonesia tidak ada yang mencapai 1M yang paling mentok hanya mencapai 500juta



3. are you smarter than a 5th grader ? indonesia



adalah sebuah kuis seputar pelajaran kelas 1-5 SD dengan hadiah total sebesar Rp200.000.000,00 yang ditayangkan di Global TV sejak tanggal 11 April 2009 sampai 27 Februari 2011 yang pernah dibawakan oleh tantowi yahya,Nico Siahaan,Indy Barends
cara permainanya ialah peserta menjawab pertanyaan yang mereka pilih dari mata pelajaran anak kelas 5 SD dan akan di bantu oleh anak - anak itu dalam 3 kesempatan yaitu bantuan intip,bantuan salin,bantuan aman

4. 1 lawan 100



1 Lawan 100 adalah sebuah acara kuis Indonesia yang merupakan lisensi dari kuis 1 vs. 100 karya Endemol International. Acara ini dibawakan oleh Anjasmara. Dalam acara ini, 1 orang kontestan harus mengalahkan 100 orang mobs untuk memperoleh hadiah uang tunai Rp100.000.000,00 dengan menjawab semua pertanyaan yang diajukan tanpa salah. Kuis 1 Lawan 100 ditayangkan di Indosiar, sejak tanggal 13 September 2010 sampai 25 November 2010, 12 Desember 2010 sampai 20 Februari 2011, 5 April 2011 sampai 29 April 2011,

5. RANKING 1



Program "Rangking 1" ini adalah sebuah program yang menampilkan acara kuis dengan kemasan yang berbeda dan menghibur. Kuis ini menampilkan 4 group dengan total 80 orang yang bersaing mendapatkan hadiah utama sebesar 50 juta rupiah. Masing-masing group terdiri dari 18 orang. Mereka akan bersaing dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan. Pertanyaan yang akan diberikan adalah pertanyaan seputar pengetahuan umum dasar.ditayangkan di Trans TV sejak tanggal 5 Juli 2010, setiap Senin-Jumat pukul 07:30-08:30 WIB, dan dibawakan oleh Ruben Onsu dan Sarah Sechan. Pada tanggal 28 Februari--4 Maret 2011, posisi Sarah Sechan sebagai pembawa acara digantikan oleh Ruth Sahanaya. Pada tanggal 21-25 Maret 2011, Cynthia Lamusu menggantikan Sarah Sechan sebagai pembawa acara

6 . main kata



Main Kata adalah sebuah acara kuis Indonesia. Acara ini dibawakan oleh Kemal Vivaveni dan TJ. Dalam acara ini, 60 kontestan (terbagi dalam 4 kelompok, masing-masing 15 orang) akan bermain dengan kosakata Bahasa Indonesia. Acara ini ditayangkan sejak 14 Maret 2011 di Global TV.terdiri dari beberapa babak yaitu : Pilih kata,Eja kata,Tebak kata,Kata apa,Babak bonus

sumber : wikipedia & om google Selengkapnya...

Jumat, 06 Mei 2011

kemajuan Kereta untuk perkembangan perekonomi

assallamuallaikum wr wb
udah lama saya tidak post blog, kali ini saya akan memposting tentang perekeretan (KRL JABODETABEK) terutama yang di rute jakarta-bogor, karena saya pribadi sangat mengandalkan kereta untuk pergi dan pulang kuliah.
seperti biasa kereta dari arah bogor menuju jakarta pada jam - jam jalan kerja (sekitar 7 pagi) sangat penuh sesak bahkan sampai ada yang naik ke atap, di benak saya terlintas (untung saya arah jakarta ke bogor ) hehe
kira kira gambarnya seperti ini :



ada yang dipinggir pintu,diatas atap kereta, di sambungan,daln semua celah!

otak saya bertanya pada diri sendiri
1. apa motivasi mereka sampai membahayakan diri ?
2. siapa yang salah ?

lalu sayapun mencoba menjawab dan menguraikan

1. apa motivasi mereka sampai membahayakan diri ?

saya jadi ingat dengan ibu dan ayah saya saat kami tinggal di tenjo (daerah tigaraksa,tanggerang)disana ubu dan ayah pergi dan pulang kerja dengan menaiki kereta namun dahulu disana hanya ada 1 rel saja dalam arti lain kereta arah datang dan arah pergi bergantian
karena faktor itulah pasti saat berangkat atau pulang bekerja sangat penuh sesak, ibu pernah bercerita ibu pernah di pintu hanya dengan 1 kaki dan 3 jari!
lalu saya bandingkan dengan kereta tadi (bogor-jakarta) ku pikir motivasi mereka adalah "mencari nafkah untuk keluarga mereka" itu yang paling rasional
karena waktu masuk kerja dan kereta itu jalan terlebih dahulu jadi mereka menaiki kereta itu tanpa mengenal sesak atau tidak begitu juga dengan mahasiswa yang mengincar agar tidak telat, jadi ini sangat mempengaruhi perekonomian

2. siapa yang salah?
secara tidak langsung mungkin kita berfikir mereka (penumpang extreem) yang salah, namun setelah melihat motivasi mereka, mungkin kita akan menyalahkan kurangnya kereta, jadi tak ada yang salah, ini semua akibat kondisi

nah dari 2 pertanyaan simple itu saya memikirkan

apa PT.KAI akan menambah kereta ? lalu di benak saya tak segampang itu PT.KAI menambah kereta, penambahan dalam kereta membutuhkan uang
saya pernah naik kereta ekonomi (harga tiket 1500) biasanya di kereta ini tanpa ada tukang karcis , tapi suatu hari saya naik kereta itu dan betapa terkejut saya ada orang yang memiriksa karcis, saya melihat dari ujung ke ujung gerbong yang saya tumpangi, ternyata hanya beberapa orang yang membeli karcis
adalagi saat saya naik express,disitu ada orang tiduran di kursi panjang, dan saya bangunkan dia, namun dia marah - marah, saat di periksa tiketnya dia tidak punya, saya kesal, saya yang punya tiket saja tidak berlaga memiliki kereta seperti dia
so dengan fakta - fakta diatas membuktikan bahwa sebagian dari kita masih tidak mengerti kewajiban, padahal kemajuan kereta adalah dari diri kita (penumpang KA) lalu pernahkah kita berfikir jika ayah kita yang menjadi peggawai KA dan gaji mereka di dapat dari tiket, lalu penumpang tidak bayar, apakah gaji ayah kita yang pegawai KA tadi dapat gaji ?

ok itu permasalahan pertama "kesadaran membeli tiket"

sekarang kita merujuk pada permasalahan PT.KAI yaitu kurangnya jumlah kereta dan beberapa penginformasian yang salah
kuragnya kereta api mengakibatkan terkadang jarak antara kereta yang satu dan yang lain sangat lama,pernah saya menunggu hampir 30 menit, bayangkan jika seperti itu terus, maka akan terjadi penumpukan di stasiun dan juga saat kereta, belum lagi penaikan jumlah kriminal seperti copet saat berdesak - desakan belum lagi kerugian ekonomi, ekonomi akan terhambat,misal kita lihat dari sudut pandang pegawai, misal kereta mendapat keterlambatan 10-15 menit, dan kita harus menunggu,saat kereta datang ternyata penuh sesak, sesampainya di kantor sang pegawaipun kelelahan dan "stress kecil" karena segala sesuatu itu berawal dari kesenangan, karena strees kecil ini merekapun tidak maximal dalam bekerja dan lebih lelah, belum lagi adanya kesalahan informasi di stasiun, seperti seharusnya yang terlebih dahulu datang adalah ac namun penjaga tiket berkata ekonomi, itu sudah cukup membuat penumpang sebal

dari berbagai pemikiran ini saya mendapatkan kesimpulan

" jika PT.KAI menambahkan jumlah kereta dan fasilitas kereta maka perekonomian akan berjalan lebih lancar , adapun penambahan ini akan lebih cepat dilakukan jika kita para pengguna jasa membayar kewajiban kita yaitu membayar tiket"


kita adalah bangsa besar dan bangsa tidak menyalahkan namun memikirkan jalan keluar Selengkapnya...

Selasa, 15 Maret 2011

infict to porfix

masukan coding :


uses crt;

var Userinput, stackie, output, pembanding1,pembanding2 : string;
tingkatan1, lanjut1, tingkatan2, jumlah, penghitung, penghitung1, panjangstackie, lanjut : integer;

begin
clrscr;
writeln('Ini adalah program untuk mengubah aritmatika infix menjadi postfix.');
writeln('Program ini tidak men-"support" akar.');
writeln('Tulis infix yang kamu inginkan.');
readln (Userinput);
jumlah := length(Userinput);

(*Deklrasi Konstanta *)
stackie := '';
penghitung := 1;
panjangstackie := 0;
lanjut1 := 0;
jumlah := length(Userinput);

repeat
penghitung1 := 1;
lanjut := 0;
(*Level Tingkatan *)
pembanding1 := copy(userinput,penghitung,1);
if pembanding1 = '+' then tingkatan1 := 1
else if pembanding1 = '-' then tingkatan1 := 1
else if pembanding1 = '/' then tingkatan1 := 2
else if pembanding1 = '*' then tingkatan1 := 2
else if pembanding1 = '^' then tingkatan1 := 3
else tingkatan1 := 0;


(* Cek isi dari tingkatan1 jika level tingkatan termasuk 0. *)
if tingkatan1 = 0 then
if pembanding1 = '(' then
begin
stackie := stackie + pembanding1;
panjangstackie:= length(stackie);
lanjut := 1;
penghitung:= penghitung+1;
end
else if pembanding1 = ')' then
begin
repeat
pembanding2:= copy(stackie,panjangstackie,1);
stackie:= copy(stackie,1,panjangstackie-1);
panjangstackie:= length(stackie);
if pembanding2 <> '(' then Output:= output + pembanding2;
until copy(stackie,panjangstackie,1) = '(';

penghitung:=penghitung+1;
lanjut:= 1;
end
else
begin
output:= output + pembanding1;
lanjut := 1;
penghitung:= penghitung + 1;
end;


if lanjut = 0 then
begin
(*Lihat Stack *)
repeat
if stackie = '' then
begin
lanjut := 1;
stackie:= stackie + pembanding1;
penghitung:=penghitung + 1;
end

else
begin
pembanding2 := copy(stackie,panjangstackie,1);
if pembanding2 = '+' then tingkatan2 := 1
else if pembanding2 = '-' then tingkatan2 := 1
else if pembanding2 = '/' then tingkatan2 := 2
else if pembanding2 = '*' then tingkatan2 := 2
else if pembanding2 = '^' then tingkatan2 := 3
else if pembanding2 = '(' then tingkatan2 := -1
else tingkatan2 := 0;

(* Kalau tingkatan stack yang lama lebih tinggi daripada
pembanding yang baru, maka stack yang lama di keluarkan,
sedangkan pembanding yang baru di masukkan ke stack. *)


if tingkatan2 >= tingkatan1 then

begin
lanjut := 1;
output := output + pembanding2;
stackie := copy(stackie,1,panjangstackie - 1);
stackie := stackie + pembanding1;
panjangstackie := length(stackie);
penghitung:= penghitung + 1;
end

(* Kalau stacknya sudah habis diperiksa, maka pembanding yang
baru di tambahkan ke stack. *)
else
begin
lanjut := 1;
stackie := stackie + pembanding1;
panjangstackie := length(stackie);
penghitung:= penghitung + 1;
end;
penghitung1:= penghitung1 + penghitung;
(* Kalau stacknya belum habis diperiksa, maka ulangi
program. *)
end;
until lanjut = 1;
end;
until penghitung = jumlah+1;

(*Ngehabisin yang masih ada di stack. *)

repeat
pembanding1:= copy(stackie,panjangstackie,1);
pembanding2:= copy(stackie,panjangstackie-1,1);

if pembanding1 = '+' then tingkatan1 := 1
else if pembanding1 = '-' then tingkatan1 := 1
else if pembanding1 = '/' then tingkatan1 := 2
else if pembanding1 = '*' then tingkatan1 := 2
else if pembanding1 = '^' then tingkatan1 := 3
else if pembanding1 = '(' then tingkatan1 := -1
else tingkatan1 := 0;

if pembanding2 = '+' then tingkatan2 := 1
else if pembanding2 = '-' then tingkatan2 := 1
else if pembanding2 = '/' then tingkatan2 := 2
else if pembanding2 = '*' then tingkatan2 := 2
else if pembanding2 = '^' then tingkatan2 := 3
else if pembanding2 = '(' then tingkatan2 := -1
else tingkatan2 := 0;
if tingkatan1 < tingkatan2 then
begin
if pembanding1 <> '(' then if pembanding2 <> '(' then Output:= output + pembanding2 + pembanding1;
stackie:= copy(stackie,1,panjangstackie-2);
panjangstackie:=length(stackie);
end
else
begin
stackie:= copy(stackie,1,panjangstackie-1);
panjangstackie:= length(stackie);
if pembanding1 <> '(' then Output:= output + pembanding1;
end;
until panjangstackie = 0;
writeln('Outputnya adalah :');
writeln(Output);
readln;

end. Selengkapnya...