Minggu, 09 Oktober 2011

RAGAM BAHASA (tugas softskill)

di post ini akan di bahas tentang Ragam Bahasa dari arti Ragam bahasa, yang membentuk dan jenis jenis dari ragam bahasa

Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian.Variasi tersebut bisa berbentuk dari :

> dialek ,varian dari sebuah bahasa menurut pemakai. Biasanya pemberian dialek adalah berdasarkan geografi, namun bisa berdasarkan factor lain, seperti factor social.Sebuah dialek dibedakan berdasarkan kosa kata, tata bahasa dan pengucapan.Berdasarkan pemakaian bahasa

> Aksen ,sesuatu yang berhubungan dengan Stres(linguistic), Logat, alunan nada,dan penekanan pada nada dalam musik

> Laras Bahasa , adalah ragam bahasa yang digunakan untuk suatu tujuan atau padakonteks social tertentu. Salah satu model pembagian laras bahasa yang paling terkemukadiajukan oleh Joos(1961) yang membagi lima laras bahasa menurut derajatkeformalannya, yaitu : beku,formal,konsultati,santai dan akrab

> Sosiolinguistik , variasi bahasa yang dipengaruhi oleh budaya. Dalam hal inibahasa berhubungan erat dengan masyarakat suatu wilayah sebagai subyek atau pelakusebagai alat komunikasi dan interaksi antara kelompok yang satu dengan yang lain

Variasi di tingkat leksikon, seperti slang dan argot, sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu, meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiri.

Jenis ragam bahasa :

I . Berdasarkan pokok pembicaraan , ragam bahasa dibedakan antara lain atas:

A. Ragam bahasa undang-undang

ragam bahasa yang digunakan pada undang-undang yang diberlakukan untuk
hukum di Indonesia.

B. Ragam bahasa jurnalistik

ragam bahasa yang digunakan para wartawanuntuk menyampaikan berita

C. Ragam bahasa ilmiah

ragam bahasa yang menggunakan penggunaanpengejaan dan tanda baca yang
benar.

D. Ragam bahasa sastra

ragam bahasa yang digunakan pada cerpen, novel,puisi, dll yang mengandung
sastra

II. Berdasarkan media pembicaraan , ragam bahasa dibedakan atas:

A. Ragam Lisan adalah ragam bahasa yang dihasilkan oleh alat ucap. Dalam ragam lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan lafal. Ragam bahasa lisan antara lain, meliputi:

o Ragam bahasa cakapan: ragam bahasa yang dipakai jika lawan
pembicara tersebut adalah sesama, lebih muda atau lebih rendah statusnya.

o Ragam bahasa pidato: ragam bahasa yang dipakai pada saat membacakan pidato.
o Ragam bahasa kuliah: ragam bahasa yang dipakai pada saat kuliah yang
digunakan antara dosen dengan mahasiswa.

o Ragam bahasa panggung: ragam bahasa yang dipakai seseorang ketika
di panggung.

Kelebihan ragam bahasa lisan :
•Bahasa lisan merupakan bahasa yang primer
•Dapat di sesuaikan dengan situasi
•Bahasa lisan lebih ekspresif

Kelemahan ragam bahasa lisan :
•Ragam lisan di pengaruhi oleh waktu dan kondisi
•Apa yang di bicarakan belum tentu dapat di mengerti oleh pendengarnya

B. Ragam Bahasa Tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasar. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan(ejaan) disamping aspek tata bahasa dan kosakata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun tanda baca dalam mengungkapkan ide. Ragam bahasa tulis, antara lain :

o Ragam bahasa teknis: ragam bahasa yang dipakai dengan memikirkan cara
penulisannya. Contoh: laporan penelitian, makalah, tesis,skripsi,dll.

o Ragam bahasa undang-undang: ragam bahasa yang menggunakan komunikasi resmi.

o Ragam bahasa catatan: ragam bahasa yang singkat.

o Ragam bahasa surat: ragam bahasa yang dituliskan pada kertas yang digunakan
untuk memberi kabar atau informasi.

Kelebihan ragam bahasa tulis:
• Adanya penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide
• Dapat digunakan untuk menyampaikan informasi
• Tidak terkait dengan kondisi dan waktu seperti ragam bahasa lisan.

Kelemahan ragam bahasa tulis:
• Sering terjadi salah pengertian
• Perlu pemahaman bagi yang menerima
• Tidak dapat bertemu secara langsung

III. Ragam bahasa menurut hubungan antarpembicara dibedakan menurut akrab tidaknya pembicara

• Ragam bahasa resmi
• Ragam bahasa akrab
• Ragam bahasa agak resmi
• Ragam bahasa santai
• dan sebagainya


sumber :
www.google.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Ragam_bahasa#cite_ref-0
http://www.scribd.com/doc/49697100/Ragam-Bahasa

Selengkapnya...

Minggu, 15 Mei 2011

kiat kiat agar organisasi terus hidup

banyak era sekarang suatu organisasi cepat bangkrut ataupun gagal, saya akan memberikan beberapa kiat agar organisasi tetap bertahan walaupun dilanda masalah internal atau eksternal , berikut ..

1. Selektif memilih pimpinan organisasi


dalam organisasi apalagi yang formal di butuhkan seorang pemimpin yang hebat untuk mengatur jalanya organisasi dan menentukan kearah mana organisasi itu berkembang,beberapa syarat seorang pemimpin ialah
a. bertanggung jawab
b. memerhatikan member
c. teguh pendirian
d. mementingkan anggota daripada kepentingan pribadi
e. tegas
dan lainya

2. Mempertahankan tujuan utama,ideologi dan prinsip organisasi

dalam suatu organisasi harus sangat jelas apa itu tujuan utamanya ideologinya dan prinsip dasar apa saja yang dianut oleh organisasi itu, dimana itu yang akan menjadi akar suatu organisasi yang fundamental, bila suatu organisasi keluar dari jalur itu secara frontal maka organisasi itu bukanlah organisasi yang lama, sehingga akan terjadi perubahan dan penghilangan organisasi yang lama

3. menanam kecintaan terhadap organisasi

organisasi akan maju dan berkembang jika semua anggotanya sangat mencintai organisasi dan setia dalam organisasi tersebut,walau pasang surutnya organisasi anggota di harapkan dapat setia , bila organisasi didasari atas kecintaan maka organisasi itu tak luput dari waktu

Selengkapnya...

organisasi hobby

apa itu organisasi hobby ? sedikit saya akan mengupas disini adalah salah satu jenis organisasi atau kumpulan orang dengan tujuan yang sama, dimana pembuatan organisasi ini di dasarkan dari sesamaan hobby, entah itu dari hobby dalam olahraga atau lainya,
perbedaan dengan organisasi lain terletak pada tujuan yang lebiih mengutamakan rasa kepuasan untuk berbagi bersama kepada orang yang sama - sama memiliki niat yang sama ,pada organisasi berbasis hobby kita dapat menemukan orang - orang yang memiliki minat yang sama dan berbagi hal - hal yang menarik dan dapat menambah pengetahuan, adapun beberapa organisasi hobby memang sudah terorganisir seperti organisasi formal dan meluas,contohnya organisasi dalam bidang olahraga atau menjadi suatu badan olahraga,tak lepas dari olahraga organisasi berbasis hobby juga dapat dibuat dalam hal komunitas seperti komunitas mainan ataupun komunitas yang lainya
dalam organisasi hobby (khusus yang non formal ) semua member dapat berbagi
organisasi hobby dapat saja dibentuk kapan dan dimana saja, namun biasanya komunitas ini memiliki suatu patokan dari organisasi yang terlebih dahulu besar

Selengkapnya...

organisasi di dunia maya

makin maraknya penggunaan jejaring sosial membuat beberapa orang dengan mudah membuat suapa organisasi atau grup dunia maya, grup ini di buat ada yang sengaja ataupun tidak sengaja,

beberapa perbedaan yang mencolok antara grup dunia maya dan real life adalah :

> ketua

pada dunia maya ketua biasanya yang membuat grup itu, sedangkan di dunia nyata ketua bisa dipilih dan diganti setelah disepakati

> member

anggota / member dalam organisasi dunia nyata biasanya memiliki kejelasan yang sangat jelas mulai dari data diri hingga segalanya dan juga untuk organisasi "khusus" memiliki syarat untuk gabung kedalam organisasi tersebut namun pada organisasi dunia maya,orang - orang dengan mudah masuk dan berjoin asal memiliki tujuan,hobby atau kesamaan pemikiran

> struktur

dalam dunia nyata struktur organisasi biasanya jelas mulai dari ketua,wakil ketua,sekertaris dan perangkatnya, namun banyak dari organisasi dunia maya hanya menggunakan ketua dan admin yang mengurus itu tanpa kejelasan

namun kekuatan organisasi dunia maya ini tak di duga - duga banyak contoh - contoh kekuatan organisasi dunia maya, contohnya beberapa kasus di negara ini yang terhimpun, karena di dunia maya tak terbatas pada lokasi

Selengkapnya...

cara meminimalisasikan kertas

kertas adalah alat penting dalam kemajuan dunia, diaman kita telah memakainya sejak jaman dahulu. menurut sejarah kertas sendiri berasal dari negara tirai bambu china, namun tahukah kalian kertas berasal dari pohon ? dan berapa kertas yang dapat di buat dari 1 pohon ? sekarang kita lihat bahwa bila penggunaan kertas terus menerus tak terkendali maka pohon didunia dan hutan akan terancam keberadaanya,disini saya akan membahas beberapa cara untuk memenimalisasikan penggunaan kertas ,
diantaranya :

1. gunakan kertas dua sisi

banyak orang menggunakan kertas hanya dari 1 sisi yaitu sisi depan, namun sisi belakangnya kosong, bila pemakaian satu sisi pada kertas bisa di ubah menjadi pemakaian dua sisi pada kertas maka penghematan penggunaan kertas menjadi 50% selain menghemat penggunaan kertas juga menghemat perekonomian kita

2. fikirkan apa yang ingin ditulis

dalam pemakain kertas, kita harus memikirkan apa yang kita tulis, sehingga tidak ada space yang terbuang percuma ataupun pemakaianya lebih efisien

3. mulai ganti dengan media lain

gantilah kertas dengan media penulisan lain seperti laptop (khusus yang ramah energi) dimana dapat sangat banyak mengurangi pengambilan kertas dari pohon

4. pakailah kertas daur ulang atau non-pohon

pemakaian kertas jenis ini sangatlah baik dan sudah gampang di dapat, kulaitasnya pun sama saja dengan kertas kertas yang bersumber dari pohon

5. untuk produsen kertas : tanamlah pohon - pohon

pabrik kertas harus menanam kembali pohon - pohon agar ada regenerasi dan juga pemilihan mana saja pohon yang dapat di pergunakan dan tidak

6. beralih pada media elektronik untuk menyimpan berkas - berkas

bergantilah kepada data - data yang dapat di simpan kedalam komputer sehingga dapat mengurangi pemakaian kertas

7. jangan sia - siakan kertas

AYO HEMAT KERTAS UNTUK BUMI!

Selengkapnya...

Struktur Organisasi

Struktur organisasi adalah keseluruhan dari tugas-tugas yang dikelompokkan ke dalam fungsi-fungsi yang ada sehingga merupakan suatu kesatuan harmonis, yakni diarahkan dan dikembangkan secara trus menerus pada suatu tujuan tertentu menuju kondisi optimal. Struktur suatu organisasi digambarkan dalam bentuk suatu skema organisasi atau organigram, yaitu suatu lukisan grafis yang mampu menjelaskan berbagai hubungan organisatoris, baik vertical maupun horizontal, antarbagian maupun antarindividu. Dengan kata lain, organigram memberikan gambaran tentang struktur personalia, yakni penempatan individu-individu pada posisi-posisi yang ada dalam suatu organisasi. Hal ini dimaksudkan untuk menentukan siapa-siapa yang memegang tampuk pimpinan, apa dan kepada siapa tugas, wewenang, tanggungjawab, serta posisi diberikan.

Penyusunan struktur organisasi perlu dilandasi ole hide dan imajinasi yang memungkinkan berkembangnya diri individu yang akan menangani permasalahan organisasi. Tentunya dalam hal ini individu akan dituntut untuk memiliki “kemampuan abstraksi” pada tingkat tertentu sehingga mampu menghayati dan menyederhanakan kenyataan-kenyataan yang ada (dalam dimensi runag dan waktu).
Struktur menggambarkan kaitan antarorgan dalam suatu organisasi, sedangkan proses menggambarkan kumpulan tahap-tahap kegiatan yang teratur dan saling memiliki ketergantungan.

Secara garis besar, teori organisasi dibedakan kedalam teori organisasi klasik (tradisional) dan teori organsiasi modern. Pada hakikatnya perbedaan antara kedua teori organisasi tersebut tidak terletak pada struktur atau bentuk organisasinya, namun secara hakiki terletak pada sudut pandang mengani “perilaku manusia” dalam organisasi dimana dalam teori organisasi modern, “kepemimpinan dapat diterapkan sebaik-baiknya.

Dalam pendekatannya, teori klasik bersifat structural dan memiliki cirri-ciri teknis-ekonomis. Dimana individu akan selalu berusaha memuaskan kebutuhannya secara rasional atau yang secara ekonomis dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, perilaku dalam individu dalam organisasi hanya akan dipengaruhi oleh “stimulus financial” (imbalan materi). Jadi, nilai perilaku individu dalam organisasi ditentukan oleh balas jasa upah yang diterimanya (individu diibaratkan sebagai “mesin yang berpikir”).

Berdasarkan struktur organisasi dapatlah dibedakan berbagai stelsel organisasi yang menjalankan pola dasar organisasi. Namun dalam penerapannya pola inin jarang atau tidak dianut secara murni, melainkan merupakan suatu kombinasi dan secara evolusi senantiasa mengalami perubahan didasarkan pada “kondisi objektif” yang dihadapi organisasi tersebut.

Berikut ini beberapa jenis organisasi dalam struktur organisasi yakni :

• Organisasi Garis

Dipelopori oleh H.Fayol yang merupakan stelsel organisasi tertua. Cirri khas struktur organisasi ini adalah pelaksanaan perintah berjalan secara vertical mengikuti garis instruksi dari atas ke bawah. Dalam hal ini setiap perintah disalurkan melalui garis, yang secra keseluruhan membentuk garis fungsionaris.

Ciri-ciri utama organisasi garis adalah :
o Adanya kesatuan pimpinan, yang berarti setiap partisipan dalam organisasi dipimpin oleh seorang pemimpin yang berada langsung diatasnya.
o Adanya hirarki kekuasaan yang jelas, yang berarti setiap individu dalam organisasi adalah pemimpin dari tenaga kerja yang berada dibawahnya, dan menjadi pelaksana terhadap atasannya.

Kebaikan-kebaikan organisasi garis adalah :
o Strukturnya sederhana, jelas dan mudah terlihat secara menyeluruh.
o Hirarki kekuasaanya jelas serta lebih terpusatnya pengawasan pelaksanaan tugas.
o Adanya kejealsan pertanggungjawaban terhadap pelaksanaan tugas.
o Pucuk pimpinan senatiasa akan memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang menyeluruh terhadap orang yang dipimpinnya (yang paling lengkap).

Kelemahan-kelemahan organisasi garis adalah :
o Adanya persyaratan bahwa setiap perintah dan laporan (pertanggungjawaban) harus menempuh hirarki kekuasaan yang biasanya panjang, sehingga dapat menimbulkan kekakuan dan birokratisme.
o Pimpinan yang otokratis akan mudah menghambat kegiatan-kegiatan yang inovatif dari bawahan.
o Melimpah dan beraneka ragamnya pekerjaan akan menimbulkan beban kerja secara berlebihan pada pucuk pimpinan.
o Tidak adanya hubungan horizontal, sehingga dapat menimbulkan hambatan dalam melakukan koordinasi diantara bagian yang setingkat.

• Organisasi Fungsional

Dibangun oleh F.W. Taylor yang dikenal juga dengan scientific management. Pengaturan organisasi yang dibagun oleh Taylor memusatkan pendekatannya pada pimpinan di tempat-tempat kerja (apa yang disebut shop management). Jadi, taylor lebih memusatkan pendekatannya pada tingkat bawah organisasi dan hasil-hasil penemuan penelitian ilmiahnya dikenal dengan time and motion study (study waktu dan gerak) dan material study (studi penggunaan bahan).

Ciri-ciri dari organisasi fungsional adalah :
o Adanya pemisahan antara pimpinan bagian perencanaan (planning) dan pelaksanaan (di tempat kerja), dengan tujuan membebaskan mandor kerja dan mandor kelompok dari pekerjaan-pekerjaan administrative.
o Adanya hubungan langsung antara bagian perencanaan dan petugas pelaksana, sehingga setiap petunjuk dan pengarahan dapat disampaikan langsung kepada para pelaksana tanpa melalui pimpinan pelaksanaan.
o Adanya pembagian tugas pimpinan yang berkaitan dengan pengawasan pelaksanaan pekerjaan.

Kebaikan dari pengaturan organisasi fungsional yakni:
o Dimungkinkan pembagian kerja didasarkan tingkat spesialisasi keahlian setinggi-tingginya.

Kelemahan dari pengaturan organisasi fungsional yakni:
o Tidak adanya kesatuan perintah yang mengakibatkan pengambilan keputusan dan pengawasan kurang teramati secara menyeluruh.
o Ketidakjelasan dalam pembagian tugas secara fungsional akan menghambat kelancaraan organisasi.
o Terlalu menekankan inisiatif yang datang dari para pelaksana.


• Organisasi Garis dan Staf

Agar kesatuan perintah dapat dipertahankan, serta daya penanganan pimpinan dapat diperluas, H. Emerson telah menyusun stelsel organisasi garis dan staf, yakni suatu organisasi garis yang dilengkapi dengan staf ahli, yang disusun sebagai fungsionaris staf.

Kebaikan dari organisasi garis dan staf yakni :
o Kesatauan perintah dapat terus dipertahankan.
o Para fungsionaris garis dapat mencurahkan perhatiannya pada beberapa aspek tertentu yang dianggap penting.

Kelemahan dari organisasi garis dan staf yakni :
o Tidak tertutup kemungkinan para staf ahli bertindak diluar batas kewenangan sebagai pemberi nasihat, terutama dalam menangani hal-hal yang sangat spesifik dan kompleks, akan mengakibatkan fungsionaris staf dapat berperan sebagai fungsionaris garis.
o Ada kemungkinan nasihat-nasihat yang diberikan bersifat terlalu teoritis sehingga sulit untuk diterapkan, terutama dalam kondisi dimana fungsionaris garis selalu ingin mengukuhkan otoritasnya, sehingga para staf ahli terpaksa memberikan dukungan dengan menyampaikan abstraksi teoritisnya.

• Sistem Komite

Musyawarah bersama dilaksanakan dalam bentuk komite atau komisi yang bertugas membahas permasalahan organisasi, atau menentukan kebijakan dalam menghadapi situasi tertentu, baik secara periodic maupun pada masa-masa kritis atau insidentil. Komisi-komisi ini pada hakikatnya tidak merupakan stelselyang berfungsi mandiri, namun melalu jangka waktu panjang dapat memiliki pola strutur tertentu.

Agar sistem komisi dapat berfungsi dengan baik, ada beberapa persyaratan pokok yang harus dipenuhi, yakni :
o Tujuan komisi harus diuraikan dengan jelas.
o Adanya perbatasan kelompok yang jelas.
o Komposisi anggota kelompok harus seimbang serta jumlahnya dibatasi (5 - 7 orang).
o Adanya tenaga inti yang tetap dalam kelompok.

Kebaikan dari sistem komisi yakni :
o Memperluas wawasan analisis.
o Meningkatkan koordinasi dan kontinuitas organisasi.
o Memberikan peluang penanganan msalah yang lebih terintegrasi.

Kelemahan dari sistem komisi yakni :
o Adanya peningkatan biaya.
o Terlalu banyak kompromi, oleh karenanya secara periodic efektivitas musyawarah perlu dievaluasi.

• Organisasi Matrik

Sistem organisasi yang dibangun berdasarkan struktur komsi secara terus-menerus, dikenal dengan nama “organisasi matrik” dan umumnya dijumpai pada badan-badan usaha yang memiliki beberapa satuan kegiatan produksi yang bersifat otonom. Tujuan pokok dari organisasi matrik adalah untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada dalam stelsel organisasi akibat “langkahnya” organisasi antarbagian, terutama dalam kegiatan proses produksi.

Kebaikan dari organisasi matrik yaitu :
o Adanya fleksibilitas, dimana stelsel ini dapat dengan mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan volume kesibukan organisasi dalam memngelola proyek-proyeknya.
o Penempatan tenaga fungsional dapat lebih terkoordinasi dengan lebih baik.
o Proses pengambilan keputusan dapat dilaksanakan dengan cepat.
o Pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan dan pengeluaran biaya dapat lebih terkendali.

Kelemahan dari oraganisasi matrik yaitu :
o Tidak adanya kesatuan perintah, namun hakikatnya tidak ada satupun stelsel oragnisasi yang dapat berfungsi sebagai alat pemecahan masalah jika tidak didukung oleh kesiapan dan kesediaan para partisipannya.

Selengkapnya...

Struktur dan Jenis-Jenis Pasar

Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran. Persaingan sangat penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga ada persaingan pada setidaknya satu dari dua belah pihak.

Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Pasar peserta terdiri dari semua pembeli dan penjual yang baik yang memengaruhi harga nya. Pengaruh ini merupakan studi utama ekonomi dan telah melahirkan beberapa teori dan model tentang kekuatan pasar dasar penawaran dan permintaan. Ada dua peran di pasar, pembeli dan penjual. Pasar memfasilitasi perdagangan dan memungkinkan distribusi dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Pasar mengizinkan semua item yang diperdagangkan untuk dievaluasi dan harga.

Pasar menurut struktur dibedakan menjadi 2 macam yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna, diantaranya : pasar monopoli, pasar persaingan monopolistik, dan pasar oligopoli.

• Pasar persaingan sempurna

Pasar persaingan sempurna dapat didefinisikan sebagai suatu struktur pasar atau industri dimana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap penjual atau pun pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan di pasar.

Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri berikut ini:
o Jumlah penjual dan pembeli banyak
o Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
o Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
o Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply
o Posisi tawar konsumen kuat
o Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
o Sensitif terhadap perubahan harga
o Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar

Kebaikan dan keburukan dari pasar persaingan sempurna
Kebaikannya :
o Persaingan sempurna memaksimumkan efisiensi
o Kebebasan bertindak dan memilih

Keburukannya :
o Persaingan sempurna tidak mendorong inovasi
o Persaingan sempurna adakalanya menimbulkan biaya social
o Membatasi pilihan konsumen
o Biaya produksi dalam persaingan sempurna mungkin lebih tinggi
o Distribusi pendapatan tidak selalu merata

Permintaan dan Penawaran Dalam Pasar Persaingan Sempurna
- Permintaan
* Tingkat harga dalam pasar persaingan sempurna ditentukan oleh permintaan dan penawaran.
* Jumlah output perusahaan relatif sangat kecil dibanding output pasar, maka berapa pun yang dijual perusahaan, harga relatif tidak berubah.

- Penerimaan
* Kurva permintaan (D) sama dengan kurva penarimaan rata – rata (AR) sama dengan kurva penerimaan marjinal (MR) dan sama dengan harga (P)
* Kurva penerimaaan total berbentuk garis lurus dengan sudut kemiringan positif, bergerak mulai dari titik (0,0).

• Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar atau industri yang terdiri dari produsen-produsen yang mempunyai kekuatan pasar atau mampu mengendalikan harga output di pasar. Terdapat tiga model umum di pasar persaingan tidak sempurna, yaitu pasar monopoli, pasar persaingan monopolistik dan oligopoli.

o Pasar Monopoli

Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya.

Sifat-sifat pasar monopoli :
- Hanya terdapat satu penjual atau produsen
- Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli
- Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak
- Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat
- Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
- Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses

Sebab-sebab timbulnya monopoli :
1. Penguasaan bahan mentah yang bersifat strategis.
2. Hak patent.
3. Terbatasnya pasar dibandingkan dengan skala produksi minimum.
4. Adanya lisensi dari pemerintah.

Pada monopoli maka kurva permintaan = kurva MR sehingga P = AR dengan demikian maka :
1. Keseimbangan akan terjadi bila MR = MC
2. Laba maksimal akan terjadi bila P > AR
3. BEP kan terjadi bila P = AR
4. Rugi minimal akan terjadi bila P < AR Penentuan harga output dalam pasar monopoli dalam jangka pendek. Monopoli adalah satu-satunya produsen yang ada di pasar, maka permintaan yang dihadapi adalah permintaan pasar dengan demikian maka kurva permintaan akan miring dari kiri atas kekanan bawah. Produsen akan berproduksi pada tingkat output dimana keuntungan yang diperoleh maksimum. Karena monopolis adalah penjual tunggal, kurva yang dihadapinya adalah kurva yang mempunyai slope yang negatif. Berarti seseorang monopolis dapat menjual outputnya lebih banyak dengan menurunkan harga jual. Oleh sebab itu MR akan lebih kecil dari harga produk dan kurva MR berada dibawah kurva permintaan. Beda kurva, monopolis dapat menjual 100 unit output pada P = 15 (Point GJ) sehingga TR = 1500. Untuk menjual 200 unit harga diturunkan di P = 14 (Point H), TR = 2800. Dengan demikian : MR = (σTR/σQ) = (1300/100) = 13. o Pasar Persaingan Monopolistik Pasar persaingan monopolistis adalah pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa salon, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong. Pada pasar persaingan monopolistik terdapat ciri-ciri sebagai berikut: - Terdiri atas banyak penjual dan banyak pembeli. - Barang yang dihasilkan sejenis, hanya coraknya berbeda. Contoh: sabun, pasta gigi, dan minyak goreng. - Terdapat banyak penjual yang besarnya sama, sehingga tidak ada satu penjual yang akan menguasai pasar. - Penjual mudah menawarkan barangnya di pasar. - Penjual mempunyai sedikit kekuasaan dalam menentukan dan memengaruhi harga pasar. - Adanya peluang untuk bersaing dalam keanekaragaman jenis barang yang dijual. Karakter Pasar Monopolistik Pasar Monopolistik memiliki ciri-ciri yang melekat , yaitu : 1. Terdapat banyak produsen atau penjual. Meskipun demikian, pasar ini tidak memiliki produsen atau penjual sebanyak pasar persaingan sempurna dan tidak ada satu pun produsen yang mempunyai skala produksi yang lebih besar dari produsen lainnya. 2. Adanya Diferensiasi Produk. Pasar ini menawarkan produk yang cenderung sama, namun memiliki perbedaan-perbedaan khusus dengan produk lainnya, misalnya dari cara pengemasan, pelayanan yang diberikan dan cara pembayaran. 3. Produsen Dapat mempengaruhi harga. Berbeda dengan Pasar Persaingan Sempurna, dimana harga terbentuk berdasarkan mekanisme pasar, maka pasar monopolistik dapat mempengaruhi harga meskipun tidak sebesar pasar oligopoli dan monopoli. 4. Produsen dapat keluar masuk pasar. Hal ini dipengaruhi oleh laba ekonomis, saat produsen hanya sedikit di pasar maka laba ekonomisnya cukup tinggi. Ketika produsen semakin banyak dan laba ekonomis semakin kecil, maka pasar menjadi tidak menarik dan produsen dapat meninggalkan pasar. 5. Promosi penjualan harus aktif. Pada pasar ini harga bukan merupakan pendongkrak jumlah konsumen, melainkan kemampuan perusahaan menciptakan citra baik dimata konsumen, sehingga dapat menimbulkan fanatisme terhadap produk. Karenanya, iklan dan promosi memiliki peran penting dalam merebut dan mempertahankan konsumen. Kebaikan dan keburukan dari Pasar Monopolistik Kebaikannya sebagai berikut: 1. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya. 2. Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya. 3. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya. 4. Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik. Keburukannya sebagai berikut: 1. Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar. 2. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi. 3. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen. o Pasar Oligopoli Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu, sehingga antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga. Misalnya, perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok, industri telekomunikasi, dan perusahaan semen. Pasar oligopoli mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: - Hanya terdapat sedikit penjual, sehingga keputusan dari salah satu penjual akan memengaruhi penjual lainnya. - Produk-produknya berstandar. - Kemungkinan ada penjual lain untuk masuk pasar masih terbuka. - Peran iklan sangat besar dalam penjualan produk perusahaan. Berdasarkan produk yang diperdagangkan, pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu : 1. Pasar oligopoli murni (pure oligopoly) Ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral dalam kemasan atau semen. 2. Pasar oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly) Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki.
Selengkapnya...